rukuification · Transcript · · Updated
ANIMASI PENDEK DUMADINE RAWA PENING (ASAL MULA RAWA PENING) – Transcript
Video by rukuification · Watch the original on YouTube
Summary
AI-generated from the transcript. Verify details against the source video.
- Desa Banarawa kedatangan anak yang buruk rupa hitam dan bau bernama Baru Klinting saat mengadakan pesta desa.
- Baru Klinting membuat sayembara mencabut lidi di tengah lapangan yang dihadiri oleh para warga desa.
- Desa Banarawa diterjang banjir bandang setelah lidi dicabut dan tempat tersebut akhirnya menjadi Rawa Pening.

Use this video with Pro
Reading, copying and transcript downloads are free. Create saved AI results for this video with a signed-in Pro account ($9/month).
Transcript
Search ignores accents. All transcript text stays visible.
Eh... anak-anak Bertemu lagi dengan Mbah Carita Naahh... Sekarang Mbah Carita akan bercerita pada anak-anak tentang terjadinya Rawa Pening. Yang terletak di Kabupaten Semarang "Timun sigarane"Ayo simak ceritanya....
Begini ceritanya... Desa Banarawa sedang mengadakan pesta desa. Para warga sibuk memasak aneka macam makanan. Dan tidak ketinggalan menggelar acara wayang kulit Pada saat bersamaan, Desa Banarawa kedatangan anak yang buruk rupa hitam dan bau Namanya Baru Klinting Para warga desa tidak suka dengan kedatangan anak tersebut
Pak, saya sudah dua hari belum makan Apa saya boleh meminta makananmu? Heh! apa kamu!?Aku tidak sudi ngasih makan ke kamu! Sana cepat pergi! Apa anda tidak kasihan sama saya pak? Nggak bakalan!
Sudah! Pergi kamu dari sini! Karena saking kelaparan walaupun sudah dimaki warga desa Baru Klinting tetap menyusuri hutan Sampai ia berhenti di rumah Mbok Rondo
Permisi... Permisi... SIlahkan...Siapa ya? Maaf Mbok Saya Baru Klinting Apa saya boleh ikut istirahat disini? Ealah...
Iya nak, sini. Beristirahatah disini. Sambil ini ada sedikit makanan, makanlah... Makanan untuk ganjal perut kamu, nak... Sebenarnya kamu dari mana Kok bisa sampai ke sini, nak?
Saya dari jauh Mbok Saya sudah tidak punya ayah dan ibu Nah tadi saya jalan keliling desa Namun saya malah diusir warga desa Kebetulan saya bertemu dengan Simbok yang mau menerima saya Ya tuhan...
Menyedihkan sekali hidup kamu nak Yasudah Kamu istirahat saja dulu disinisampai hilang dulu capeknya Terima kasih ya Mbok Nanti seumpama kalau ada kejadian apa-apa Tolong ingat kata-kata saya ya Mbok Loh? Kejadian apa dan peringatan apa nak?
Nanti kalau ada apa-apa,Simbok naik lesung itu ya Mbok Dan tongkatnya nanti bisa dayungnya Ya sudah Mbok saya sudah cukup istirahatnya Saya mau pamitanSekali lagi terima kasih ya Mbok Iya nak. Hati-hati ya....
"Jenang gulo"Jangan lupa Simbok ya nak Iya Mbok Singkat cerita Baru Klinting sudah berada di tengah lapangan Disana Dia mengundang warga desa dan mengadakan sayembara Hei para warga desa Siapa yang bisa mencabut lidi ini,berarti dia orang yang sakti Anak ini bercanda
Cuma lidi seperti itu saja Tidak butuh waktu lama untukku mencabutnya Ibarat cuma ujung kuku yang hitam HAHAHA!!! Yasudah!Buktikan saja! Singkatnya, para warga bergiliran mencoba mencabut lidi Tapi nggak ada yang bisa Lalu di hadapan para warga Baru Klinting mencabut lidi tersebut,seperti tidak mengeluarkan tenaga sedikit pun
Brol, lidi dicabut Bersamaan lidi dicabut, keluarlah air Makin lama makin deras keluarnya Akhirnya desa Banarawa diterjang banjir bandang Dan para warga desa hanyut Kecuali Mbok Rondo yang patuh pada peringatan Baru Klinting
Mbok Rondo selamat dari bahaya Yang menimpa warga desa Banarawa Tempat tersebut akhirnya jadi sebuah rawa Airnya bening dan bersih Sehingga dinamakan Rawa Pening Nah itu tadi cerita tentang terjadinya Rawa Pening Di cerita ini kita bisa belajar banyak hal
Misal, jangan gampang meremehkan orang lain Walaupun orang tersebut terlihat jelek Jangan memandang orang dari punggungnya saja Namun kita harus paham betul siapa orang tersebut Selain itu Kita harus saling membantu satu sama lain Yang membutuhkan pertolongan Begitu ya nak...