tubetranscript.io

Akela Trading System · Transcript · · Updated

Live Review, 30 Okt 2026 – Transcript

Video by Akela Trading System · Watch the original on YouTube

Summary

AI-generated from the transcript. Verify details against the source video.

  • Berdasarkan pemberitaan, Binance mengalami insiden peretasan dengan nilai yang terdampak mencapai 6,3 hingga 6,4 miliar dolar.
  • Hari Suwanda dan Hendra Martono menggunakan sistem perdagangan kuantitatif bernama Timo untuk menganalisis berbagai instrumen trading.
  • The Fed menahan suku bunga di kisaran 375 hingga 400 basis point pada pengumuman FOMC.

Key moments

  1. Ini barangkali adalah salah satu yang terbesar sepanjang sejarah kripto. Ini lebih…
  2. Ada yang ngomong, ini kok sudah murah sekali dan sebagainya. Ya. Kalau…
  3. Langsung ada kodenya, mengheningkan cipta, mulai. Waduh. Ya. Anda kemudian begitu masuk…
  4. Banyak orang yang mengatakan wah nanti ini DSSA kena kena denda 1…
  5. Ya, dan kalau enggak punya TIMO, bagaimana caranya kita menemukan saham-saham ini…
  6. Sudah, sudah saya jawab Qualcomm-nya. Lanjut dulu Pak Ronald. Kenapa market saham…
  7. Gambling ya bedakan antara orang trading dengan gambling nah seminar diadakan secara…
  8. Ya, itu namanya eh kena disrupsi. Justru supaya menghindari kejadian kayak begitu,…
Video thumbnail: Live Review, 30 Okt 2026
Source video on YouTube · Transcript generated automatically and may contain errors.

Use this video with Pro

Reading, copying and transcript downloads are free. Create saved AI results for this video with a signed-in Pro account ($9/month).

Transcript

Search ignores accents. All transcript text stays visible.

Oke. Halo. Halo. Ya, sahabat Akela. Senang sekali berjumpa dengan sahabat Akela semua. Jadi, eh saya berhalangan kemarin. Jadi, mohon maaf bagi yang nungguin kemarin ya.

Tapi, sudah saya umumin sih sebenarnya di di YouTube bahwa acara live streaming yang seharusnya biasanya hari Kamis, ini kita reschedule ke hari Jumat ini. Nah, jadi karena itu pada hari ini kami hadir untuk sahabat Akela.

Bagi yang ingin konsultasi atau diskusi mengenai eh trading atau investasinya baik itu di Bursa Efek Indonesia, bursa saham Amerika, forex, kripto, eh komoditi, silakan didiskusikan di sini. Kami akan berusaha membantu sahabat Akela semua.

Ya, dengan kompetensi yang kami miliki ya. Dan seperti biasa, saya Hari Suwanda dari Akela Trading System. Kami didampingi juga oleh Bapak Hendra Martono, pencipta Timo Quantitative Trading System.

Ini adalah eh proprietary trading system yang di pakai secara official di Akela. Ya, penciptanya adalah beliau ini. Suheng. Ya, yang ada di sebelah saya ini.

Ya, penciptanya sih saya. Tapi, hampir seluruh rumusnya dari Pak Hari. [tertawa] Ada beberapa ya. [tertawa] Ada beberapa. Tapi, enggak semua.

Ya, jadi memang enggak semua. Tapi, beberapa yang sangat-sangat signifikan terutama yang tiga pixel dan sebagainya. Itu rumus-rumusnya yang pixel satu, pixel dua, pixel tiga. Itu kalau enggak Pak Hari kasih 8.400 eh ya sekitar 4.000 halaman itu. Jadi terbagi dari 13 paper-nya si paper atau apanya si William si Master William.

ya. [tertawa] Dari William ya. Formulanya dari William ya. Iya itu hampir kita hampir kita saya bertemu sama Pak Hari itu sekitar pada waktu masih saya jadi masih di Kim Eng ya itu pertama 2008 kemudian ketika Iya.

2014 ininya. Jadi untuk benar-benar bisa merubah tersebut pada waktu pertama kita ketemu ya ketika Pak Hari ngomong wah ini Suheng Suheng ini bagus nih Suheng dan sebagainya. Saya mau enggak bisa jalan Pak.

Enggak bisa jalan Pak. Cuma gitu doang saya enggak bisa jalan. Akhirnya saya kemudian terakhir perkembangan AI dan sebagainya. Loh ternyata bisa. Ternyata bisa gitu. Oke.

Ya. Jadi banyak yang waduh jangan Om Hendra. Daripada Anda bilang panggil saya Om Hendra ya panggil saja saya Kuho.

Kuho itu artinya paman. Jadi kalau Anda panggil saya Kuho berarti Anda adalah ponakan saya. Ya. Itu saya kalau enggak terlalu suka dipanggil Om terus terang. Kalau Pak Pak Hari juga enggak enggak enggak suka.

Tapi kalau Anda mau ya Anda mau panggil saya Suheng panggil saja eh Kuho boleh. Hari ini saya karena tadi banyak itu para ponakan-ponakan saya kan saya barusan laser batu ginjal jadi mereka kepengin kontak saya eh malah kontaknya malah ikut live live eh ini live video ya. Live video jadi semuanya pada

ponakan-ponakan Kuho Kuho Kuho semuanya pada bingung. Ini maksudnya apa kuho? Kuho itu adalah eh jadi anaknya dari cici ya, anaknya dari cici. Ya termasuk si Ronald itu panggil saya kuho ininya.

Jadi boleh panggil saya kuho. Ya, nanti ketika Anda bertanya nanti saya jawab. Sini sini kuho jelasin. [tertawa] Iya, jadi hari ini ya memang sangat luar biasa ya.

Tadi pagi eh saya ketemu sama ini ya. Berarti ini ada yang ini Pak Hari ini ada yang Binance kena hack ini gimana Pak Hari? Ini ini ngeri dahsyat memang ini. Jadi Binance ini kena hack ini berdasarkan

eh berita itu ada nilai yang terdampak itu 6,3 sampai 6,4 miliar dolar. Wih, mengerikan ya.

Ini barangkali adalah salah satu yang terbesar sepanjang sejarah kripto. Ini lebih dari empat kali lipat kasusnya Bybit yang terjadi di tahun 2025. [berdehem] Dan ini hacker-nya nampaknya dari Korea Utara.

Wus. Eh nah jadi hacker dari Korea Utara wus, wus, wus, wus. Kalau gua hacker dari Korea Utara nih benar-benar abu-abu ini. Ya, jadi investigasi awal mengarah pada laptop seorang engineer di Binance yang disusupi.

Kemudian akses ke layanan internal itu digunakan untuk mengajukan penarikan tanpa izin unauthorized withdrawal. Nah, kemudian the ini ma- masalahnya dia terjadinya banyak bukan awalnya dari satu laptop tapi terus kemudian nyebar worm-nya itu nyebar ke banyak nodes, dan sehingga withdrawal-nya dari mana-mana.

Nah, Binance masih belum ngasih statement resmi bahwa ada private key yang dibobol. Ya, namun eh hacker-nya ini nampaknya berhasil membuat sistem Binance sendiri yang approve transaksinya mereka ini.

Ya, jadi analoginya itu pelaku menyusup proses persetujuan transfer, sehingga sistemnya menjalankan instruksinya hacker-nya. Jadi, ini luar biasa banget.

Eh bukan berarti bahwa algoritmanya Bitcoin ini yang di berhasil di-crack gitu ya. Jadi, kan biasanya nih menimbulkan kekhawatiran bahwa apa namanya kayak quantum computing itu berhasil menjebol sistem algoritmanya Bitcoin. Enggak, enggak, enggak kayak gitu.

Jadi, yang dibobol itu adalah sistem Binance-nya, bukan algoritma blockchain-nya Bitcoin, bukan itu. Ya, jadi yang dibobol itu adalah eh crypto exchange-nya.

Nah, eh harap bedakan gitu. Jadi, eh saya mesti akurat di sini. Karena banyak suara-suara itu yang bilang, "Katanya crypto itu aman."

"Enggak bisa di-hack." [tertawa] Ya, enggak bisa dibobol. Loh, iya, betul. Ya, blockchain-nya decentralized, itu enggak bisa dibobol, betul.

Masalahnya adalah kan exchange-nya eh jadi, kita ini kan asalnya dari duit nih, ya, duit-duit fiat. Iya.

Duit fiat ini untuk jadi berubah jadi crypto, jadi Bitcoin, jadi stable coin. Maka, ini istilahnya namanya on ramp, naik ke ramp, jadi naik ke udara ya, ke internet, ke blockchain.

Nah, konversi dari fiat ke blockchain ini, konversi dari fiat jadi kripto ini, sekarang ini memang paling mudah, paling nyaman itu melalui centralized exchange namanya.

He eh. Nah, centralized exchange ini yaitu adalah Binance, Indodax, Tokocrypto, Bybit. Ya. Titik lemahnya ya di sini ini. Betul. Ya, jadi di centralized exchange ini, ini titik lemahnya. Kalau di jaringannya, nah itu very powerful, itu itu enggak bisa bobol. Nah, tapi yang centralized exchange-nya ini, nah ini yang

Frequently asked questions

Berdasarkan berita, nilai yang terdampak akibat peretasan Binance mencapai sekitar 6,3 hingga 6,4 miliar dolar.

Sistem perdagangan kuantitatif yang digunakan secara official di Akela adalah Timo Quantitative Trading System yang diciptakan oleh Hendra Martono.

The Fed menahan suku bunga di kisaran 375 hingga 400 basis point.