tubetranscript.io

Laboratorium Geologi Optik Teknik Geologi UGM · Transcript · · Updated

Pengenalan Mikroskop Polarisasi – Transcript

Video by Laboratorium Geologi Optik Teknik Geologi UGM · Watch the original on YouTube

Summary

AI-generated from the transcript. Verify details against the source video.

  • Mikroskop polarisasi jenis Brunel SP75P adalah mikroskop yang menggunakan cahaya terpolarisasi untuk pengamatan sayatan.
  • Bagian bawah mikroskop polarisasi terdiri dari condenser, polarisator, dan diafragma dengan fungsi masing-masing.
  • Lensa objektif pada bagian atas mikroskop berfungsi untuk menentukan bayangan nyata, terbalik, dan diperbesaran.
Video thumbnail: Pengenalan Mikroskop Polarisasi
Source video on YouTube · Transcript generated automatically and may contain errors.

Use this video with Pro

Reading, copying and transcript downloads are free. Create saved AI results for this video with a signed-in Pro account ($9/month).

Transcript

Search ignores accents. All transcript text stays visible.

Pada video kali ini, kita akan mempelajari bagian-bagian dari mikroskop polarisasi jenis Brunel SP75P serta kegunaannya masing-masing. Mikroskop polarisasi adalah mikroskop yang menggunakan jahaya terpolarisasi untuk pengamatan sehatan lebih sepatuan.

Mikroskop polarisasi ini menggunakan jahaya yang berdasarkan jadu kawak, kemudian ditemparkan menuju ke obyek dalam hal ini adalah jahatan lebih sepatuan, kepada lensa obyektif dan dilanjutkan ke mata melalui lensa obyektif.

Perbedaan mikroskop polarisasi ini dengan mikroskop yang lain. Mikroskop polarisasi ini menggunakan metode pengamatan polarisasi secadar, polarisasi bersilang, dan ponoskop melalui lensa amici betran untuk mendapatkan gambar optik dari satu mentah.

Selain daripada itu, mikroskop polarisasi juga memiliki meja obyektif yang berbentuk begar dan dapat dikutah. Untuk teknik pengambilan mikroskop dari dalam rak, yaitu dengan membuka rak secara perlahan, kemudian mengangkat dengan mikroskop dengan kedua tangan.

Pastikan lensa obkuler jangan sampai menyentuh bagian atas darira. Cara memegang mikroskop yang benar adalah menggunakan dua tangan. Satu tangan memegang lengan mikroskop dan satu tangan yang lain memegang bagian kaki mikroskop.

Segera letakkan mikroskop dengan posisi yang benar. Jangan sampai terbalik. Pastikan ketika meletakkan mikroskop di atas meja tidak berbunuh. Hal yang pertama kali disiapkan yaitu kabel mikroskop yang berwarna hitam, barulah kabel disambungkan pada adaptor yang terdapat pada bagian belakang mikroskop.

Kemudian sambungkan kabel pada stop kontak yang ada pada meja. Untuk bagian mikroskop sendiri, terdiri dari beberapa bagian yaitu bagian bawah, bagian tengah, bagian lengan, dan bagian atas.

Dimulai dari bagian bawah mikroskop yaitu condenser, polarisator, dan juga diafragma. Condenser berfungsi untuk mengkonversi cahaya dari bawah. Polarisator berbuna untuk menyeleksi cahaya, sedangkan diafragma berfungsi untuk mengatur intensitas dari cahaya.

Kemudian pada bagian kanan mikroskop terdapat pengatur intensitas cahaya pada saat melakukan pengamatan. Lalu ada tombol power on atau off yang berfungsi untuk mehidupkan atau mematikan mikroskop.

Pada bagian belakang mikroskop, terdapat adaptor yang berfungsi untuk menyambungkan energi listrik dari stop kontak menuju mikroskop dengan perantara kabel. Kemudian ada juga condenser height adjustment note yang berfungsi untuk mengatur arah vertikal dari condenser.

Untuk bagian tengah mikroskop, terdapat stage mikroskop yang berbentuk lingkaran penuh dimana berfungsi untuk meletakkan cahaya atau preparasi yang akan diamati di bawah mikroskop. Kemudian di meja preparasi terdapat pencepit preparasi yang berfungsi untuk mencepit cahaya hingga tidak goyang sehingga mudah diamati.

Pada salah satu bagian ujung meja preparasi, terdapat segrup yang dinamakan stage centering screw yang berfungsi untuk mengarahkan objek uji ke tengah crossline pada saat melakukan centering. Selain itu, terdapat juga bagian mikroskop yang disebut dengan nonius dan thumbscrew.

Nonius berfungsi untuk mengupur derajat rotasi pada stage, sedangkan thumbscrew berfungsi untuk mengunci posisi pada stage. Untuk bagian lengan mikroskop, terdapat gagang mikroskop yang berfungsi untuk mengangkat dan memindahkan mikroskop agar tidak terjatuh ataupun rusak.

Selanjutnya, ada lock adjustment knob dimana terdapat dua bagian seperti calls focus yang berfungsi untuk mengatur fokus cara cepat dan find focus yang berfungsi untuk mengatur fokus cara perlahan dengan menggerakan tabung mikroskop naik turun secara perlahan.

Kemudian pada bagian atas mikroskop, terdapat lensa objektif yang berfungsi untuk menentukan bayangan yang akan ditangkap oleh mata secara nyata, terbalik, dan diperbesaran. Perbesaran dapat diatur empat kali, sepuluh kali, dan bahkan empat puluh kali.

Selanjutnya, ada observation tube upper polarisation yang berfungsi untuk mengubah kenampakan di medan pandang secara PPL ataupun XPL. Kemudian ada sekrup untuk pengatur pengamatan secara guloskop, dengan cara menggeser sekrup ke arah bagian dalam.

Ada juga aksesori slot yang digunakan untuk memasukkan kepenggips maupun kepengkuarsa. Bagian terakhir, terdapat lensa ukuler yang berfungsi sebagai penggubung lensa objektif dengan mata sehingga dapat melihat bayangan sayatan di mikroskop dengan perbesara empat sampai dengan 25 kali.

Frequently asked questions

Polarisator pada bagian bawah mikroskop berfungsi untuk menyeleksi cahaya.

Cara memegang mikroskop yang benar adalah menggunakan dua tangan, yaitu satu tangan memegang lengan mikroskop dan tangan yang lain memegang bagian kaki mikroskop.

Nonius berfungsi untuk mengukur derajat rotasi pada stage.