channel PERADABAN INDONESIA · Transcript · · Updated
Filsafat Bahasa | Objek Kajian Filsafat Bahasa dan Linguistik Forensik – Transcript
Video by channel PERADABAN INDONESIA · Watch the original on YouTube

Use this video with Pro
Reading, copying and transcript downloads are free. Create saved AI results for this video with a signed-in Pro account ($9/month).
Transcript
Search ignores accents. All transcript text stays visible.
[musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum [musik] warahmatullahi wabarakatuh.
Jumpa lagi dengan saya di kajian filsafat bahasa dari [musik] channel Peradaban Indonesia yang berada di bawah Yayasan [musik] Hikmah Peradaban Institut yang pada kali ini saya akan mengupas ee pembahasan [musik] yang keempat dari kajian filsafat bahasa. Nah, pada kesempatan [musik]
sebelumnya yaitu pada sesi pertama kajian [musik] filsafat bahasa, saya sudah membahas tentang ee definisi [musik] ataupun ee esensi dari apa sih kajian filsafat bahasa itu secara umum.
[musik] Lalu kemudian ee pada edisi kedua kemarin saya membahas tentang objek kajian filsafat bahasa [musik] kemudian yang lain-lainnya ya. Nah, namun pada edisi yang ketiga saya ingin lebih mengkhususkan lagi ataupun ingin [musik] lebih memperluas ya pembahasan tentang ee objek kajian filsafat bahasa
dibanding [musik] pada edisi kedua yang masih bersifat umum. Saya ingin lebih mengkhususkan lagi, saya ingin lebih mengklasifikasi lagi ya tentang objek kajian filsafat bahasa. [musik] Karena menurut tema saya pada tema ini objek kajian filsafat bahasa, saya ingin [musik] menghubungkan ya
mengelaborasikan dengan apa [musik] ee pembahasan lain yang saya rasa sangat penting sehingga [musik] saya perlu penekanan yang lebih lagi. Nah, baik. Dalam kajian yang ketiga ini tentang objek [musik] kajian filsafat bahasa.
Seperti yang sebelumnya sudah saya sampaikan [musik] ya, bahwa memang kalau kita berbicara [musik] tentang objek kajian filsafat bahasa patut kita [musik] bagi terlebih dahulu menjadi objek kajian filsafat itu sendiri [musik] seperti apa. Lalu kemudian yang kedua, objek kajian bahasa itu seperti apa?
Nah, sehingga nanti kita akan menggabungkan [musik] antara keduanya menjadi objek kajian bes bahasa. Nah, ini sangat penting untuk bisa kita mendapatkan pemahaman [musik] yang lebih utuh ya, bahwa ee pemahaman kita tentang objek kajian filsafat bahasa itu [musik] akhirnya kita bisa menemukan esensi-esensi pentingnya sejauh mana.
Nah, kita mulai pada satu bentuk kajian yang pertama. Sejauh mana sih [musik] objek kajian filsafat itu sendiri? seperti yang juga sudah dibahas ya oleh para pakar ataupun para ahli ataupun [musik] mungkin ee para dosen yang mengampu mata kuliah [musik] filsafat biasanya akan mengkategorikan
bahwa [musik] memang objek kajian filsafat itu dari dahulu sampai sekarang itu memang ee [musik] berkisar antara alam Kemudian tentang kehidupan ber apa? berkutat tentang Tuhan ya.
[musik] Hal-hal yang sifatnya abstrak. Lalu kemudian tentang diri manusia dan kehidupannya. [musik] Nah, sehingga dengan kata lain orang sering menganggapnya ya sebagian orang bahwa objek kajian [musik] filsafat itu relatif berat. bahwa pembahasan orang berfilsafat itu seringki [musik] dianggap terlalu membubung tinggi ya, mengawang-ngawang.
[musik] Walaupun sebenarnya ee memang kajian-kajian atau objek-objek dari [musik] penelitian filsafat itu hal-hal yang memang sebagian di antaranya adalah sifatnya [musik] abstrak ya. sehingga mungkin dianggap oleh sebagian kalangan bahwa objek [musik] kajian filsafat itu seringki dianggap sebagai sesuatu yang
irasional mungkin ya atau sulit [musik] untuk dinalar logikakan ya karena memang membahas tentang zat-zat Tuhan misalnya ya atau mungkin ee hal-hal yang sifatnya ee [musik] abstrak misalnya ya atau misalnya hal-hal yang sifat sifatnya [musik] tidak berwujud ya. Tetapi kan sesuatu
yang tidak berwujud bukan berarti tidak ada. Nah, itu yang juga patut untuk kita garis bawahi bahwa sesuatu yang bisa diindrakan oleh manusia itu ee di luar sana banyak juga yang memang tidak bisa dirasa dilihat ya kan didengar. Tetapi wujudnya kan sebenarnya hakikatnya ada.
Nah, itu di antara mungkin [musik] yang perlu saya berikan ee kajian tambahan atau penjelasan [musik] tambahan. Lalu bagaimana dengan objek kajian filsafat lainnya seperti [musik] alam ya? Bahwa memang kehidupan yang kita jalani bersama ini tidak lain [musik] dan tidak bukan ya kita ee bersentuhan
dan kita beriringan dengan alam nyata. Bagaimana [musik] tentang fenomena alam, bagaimana dengan sifat alam, [musik] bagaimana juga dengan ee kehadiran alam jagad raya ini ya yang memang juga ee patut untuk kita tidak hanya sekedar [musik] mengetahui, tapi juga patut juga kita untuk mengetahui apa sih di balik
alam itu. Nah, sehingga [musik] manusia akan lebih bijak, manusia akan lebih mengerti, manusia akan lebih memahami, manusia itu akan lebih ee ya ee bisa menjadi wise ya, bisa menjadi bijak. Nah, sehingga itu juga termasuk
salah satu [musik] kajian dari filsafat. Lalu kemudian tentang diri manusia ya, tentang diri manusia dan juga dengan kehidupannya. [musik] Nah, ini juga termasuk objek dari ee filsafat itu sendiri. bagaimana manusia mengarungi kehidupannya [musik] dengan pasangan hidupnya, keluarganya, ee dengan dirinya sendiri, [musik] dengan Tuhannya,
dengan keyakinannya, dengan alam sekitarnya, mungkin dengan makhluk sekitarnya dan juga dengan berbagai [musik] macam zat yang ada dalam kehidupannya. dia juga di antaranya menjadi fokus kajian dari filsafat. Nah, tentunya filsafat bahasa itu [musik] tidak hanya membahas tentang ee tadi
yang bersifat abstrak dan [musik] yang bersifat ee sangat luar biasa sekali, tetapi ada juga [berdehem] objek dari bahasa itu sendiri. [musik] Nah, hal kaitannya dengan objek dari bahasa itu adalah tentang struktur ya, tentang makna, [musik] tentang fungsi
bahasa, kemudian tentang [musik] fungsi bahasa itu sebagai penjelas, kemudian terhindar dari ambiguitas [musik] dan lain sebagainya. Nah, mungkin sedikit ee akan saya berikan prolog ataupun pengantar ya, bahwa [musik] memang dalam definisi-definisi yang selalu diulang-ulang oleh mereka yang
mengajar di kajian-kajian [musik] linguistik ya, bahwa bahasa itu secara struktur kan memang [musik] tidak bisa mungkin berdiri sendiri bahwa struktur bahasa yang benar [musik] adalah terdiri dari beberapa suku kata.
Tidak mungkin terdiri atau terbentuk struktur [musik] bahasa itu hanya dari satu kata atau suku satu suku kata atau mungkin ee dua suku kata misalnya yang seringki [musik] akan memberikan pemahaman sebagai struktur bahasa yang tidak [musik] lengkap.
Nah, sehingga dalam kajiannya memang struktur [musik] bahasa itu sangat penting sekali yang memang membutuhkan beberapa [musik] suku kata misalnya atau beberapa kata misalnya sehingga akan memberikan ee [musik] satu pemahaman bahasa yang tepat dan benar. Lalu kemudian objek dari kajian bahasa [musik] lain adalah tentang makna.
bahwa bahasa itu [musik] sendiri kan secara hakikat ingin memberikan pesan kepada orang bahwa bahasa adalah sebagai alat atau media berkomunikasi untuk disampaikan [musik] kepada orang lain. Kan hakikatnya adalah untuk menyampaikan makna. Bahwa makna [musik] yang ingin disampaikan adalah
suatu makna yang tepat dan benar. sehingga tidak mengandung [musik] hal-hal yang sifatnya ambiguitas. Nah, hal-hal yang sifatnya ambiguitas itu sendiri juga termasuk salah satu objek dari kajian bahasa. sehingga kita sangat sulit [musik] sekali untuk menerima bahwa satu bentuk pembicaraan misalnya
atau dalam bentuk ee struktur kalimat misalnya atau mungkin ee pesan atau makna yang memiliki makna ambigu dalam definisi atau pengertian atau pemahaman bahasa ee akan menjadi bermasalah. Nah, itu kan yang juga menjadi salah [musik] satu ee fokus kajian objek dari bahasa.
Nah, itu ya dua hal [musik] yang mungkin perlu saya sampaikan sebagai penjelas bahwa objek [musik] kajian filsafat bahasa itu adalah kedua aspek tersebut.
Nah, sehingga ee di sini mungkin saya akan bisa ee memberikan [musik] penjelasan tambahan sehingga mudah-mudahan akan memberikan pemahaman yang benar dan akan bisa [musik] memudahkan ee penjelasan apa sih sebenarnya objek [musik] dari kajian filsafat bahasa.
Nah, sehingga kalau misalnya dikatakan apa sih ee objek dari [musik] ee kajian dalam filsafat bahasa ya, yaitu tidak lain dan tidak bukan [musik] adalah sebagai bentuk kajian yang membahas tentang hakikat bahasa ya dari [musik] perspektif filosofis. Nah, kurang lebih seperti itu. Lalu apa sih sebenarnya hakikat dari ee bahasa itu? [musik] ya